Bengkel Jaya Anda, Spesialis Bengkel Onderstel Mobil di Surabaya

bengkel onderstel surabaya

bengkel onderstel surabaya

Bengkel JAYA ANDA adalah bengkel mobil surabaya yang menjadi spesialis bengkel onderstel mobil di Surabaya yang menyediakan kebutuhan sparepart untuk berbagai merk kendaraan BMW, Chevrolet, Daihatsu, Ford, Honda, Hyundai, KIA , Isuzu, Mazda , Mercedes Benz, Mitsubishi, Nissan, Datsun, Suzuki, Toyota , dll

Onderstel merupakan istilah dari bahasa Belanda yang mumpunya arti sebenarnya adalah chassis (casis). Melainkan di Indonesia onderstel/understell lebih umum adalah bagian bawah roda kemudi atau  bagian kaki-kaki pada mobil.

Dalam pengerjaan service kaki kaki mobil, Bengkel Onderstel JAYA ANDA disupport oleh beberapa teknisi-teknisi profesional yang handal berpengalaman dalam bidangnya. Bengkel mobil kami juga dilengkapi dengan peralatan-peralatan yang komplit modern untuk mendukung pengerjaan servis kaki-kaki mobil.

Part bagian Onderstel Mobil secara umum dibagi menjadi sebagai berikut:

  • Tierod

Biasa disebut Tierod End, Outer Tierod (tierod luar). Berfungsi untuk menghubungkan Long Tierod dengan AS Roda. Memiliki peran penting dalam hal kemudi.

  • Long Tierod

Biasa disebut Rack end, Inner Tierod (tierod dalam)

Komponen mobil yang satu ini erat kaitannya dengan Steer mobil, Spooring dan balancing. Long Tierod dan Tierod terbuat dari bahan logam mempunyai fungsi meneruskan gaya belok dari kemudi ke As Roda. Roda kemudian disambungkan ke Ban

  • Balljoint

Terdapat Upper Balljoint (balljoint atas) dan Lower Balljoint (balljoint bawah)

Pada Ball Joint pengecekannya hampir sama dengan Tierod Cuma pada saat mobil di dongkrak ban digerakkan keatas dan kebawah / vertikal. Fungsinya sebagai sumbu untuk mengubah arah dari sudut roda. Balljoint berperan untuk proses spooring

  • Link stabilizer

Biasa disebut tierod link, memiliki fungsi yang hampir sama dengan Tierod dan Long Tierod.Untuk keseimbangan dalam kemudi

  • Lower Control Arm – Lower ARM

Biasa disebut arm bawah. Arm bawah biasa terdapat bosh arm (karet arm). Dimana bunyi atau masalah pada mobil sering kali dikarenakan oleh bagian ini.

  • Upper Control Arm – Upper Arm

Biasa disebut arm atas. Sama seperti arm bawah, terdapat bosh arm, dimana kerusakan juga sering terjadi pada karet bosh arm.

  • Bosch Arm – isi dari Arm

Komponen ini berfungsi menghubungkan lengan ayun (arm) dengan sasis agar tidak terjadi singgungan antar-logam. Pemeriksaan: Untuk mendeteksi kerusakan, Anda akan mendengar suara berdecit akibat karet bushing sudah retak. Bila kerusakan sudah parah, tumbukan antara logam akan terdengar dan gerak bebas kemudi lebih banyak, terutama saat melewati marka jalan, jalan berpaving dan lubang.

  • Rack pinion

Ini termasuk dalam power steering. Dimana pada umumnya orang bilang kalau power steering ada kebocoron, terdapat pada seal rack pinion. Rack pinion jika rusak / aus dapat menimbulkan bunyi kletek-tek pada kemudi.

  • Wheel Bearing

Biasa disebut Laker roda. Terdapat disetiap roda (terdapat 4 wheel bearing). Gejala Kerusakan Whell Bearing adalah ketika mobil dikendarai melaju kencang, terdapat suara wung wunng (seperti angin), semakin cepat melaju maka bunyi semakin keras. Hal tersebut disebabkan karena gesekan antara whell bearing dengan part lainya yang sudah aus.

  • Kokel / AS Roda

Komponen yang satu ini bertipe “Pekerja Keras” karna sangat vital buat kendaraan roda empat. Selain untuk lari As Roda juga berfungsi untuk akselerasi, untuk belok kanan dan kiri. gejala umum yang timbul antara lain : ketika kita belok ke kiri atau ke kanan akan timbul bunyi “ tek..tek..tek” berurutan dengan cepat.

  • Shock Absorber dan Pangkon Support

Biasa disebut shock beker. Terdapat Shock Absorber Mount atau biasa disebut pangkon shock beker. Shock Absorber juga bisa mengakibatkan mobil melayang karena saat mobil berjalan terdapat gerakkan dan tekanan pada mobil anda sementara shock absorbernya tidak mampu menahan tekanan yang datang pada mobil anda sehingga mobil sulit dikendalikan.Untuk mengetahui shock absorber bermasalah atau tidak, biasanya pemilik kendaraan merasakan ada perubahan pada mobilnya, antara lain : mobil sulit dikendalilkan terutama pada saat mobil tiba-tiba menginjak lobang mobil melayang atau oleng, terdapat bunyi gemuruh atau suara “gluduk gluduk” dan suara tersebut berada disekitar atas kap mobil, mobil terasa mengayun dan langsung jatuh ketika melewati polisi tidur, dll.

  • Per / Spring

Per Ada dua jenis, yakni spiral atau di kalangan mekanik populer disebut per keong. Satunya lagi, leaf (per daun). Keduanya punya tugas meredam guncangan yang terjadi akibat kontur jalan yang dilalui kendaraan. Per model spiral lebih mengedepankan kenyamanan karena karakternya yang lembut. Per Spiral lebih banyak digunakan pada kendaraan niaga. Sedangkan Leaf spring lebih mengutamakan kekuatan menahan beban. Per daun lebih banyak diaplikasikan pada mobil2 truk, box , dll

Tanda-tanda kerusakan pada orderstel pada umumnya

  • Suspensi Bantingan Keras dan tidak stabil saat berkendara
  • Handling yang berkurang, Mobil serasa Sliut dan tidak pakem
  • Mobil cenderung narik – Tidak dapat berjalan Lurus ( Kemudi kekiri atau kekanan)
  • Timbulnya bunyi-bunyi gelodak pada mobil yang berasal dari Sektor kaki kaki
  • Makan Ban Tidak rata. Ban habis tidak merata / gelombang
  • Mobil tidak dapat di spooring / Gagal Spooring
  • Mobil tidak stabil dan cenderung untuk Liar ketika di kemudikan

 

Fungsi dan Tujuan Spooring

Proses Spooring juga biasa disebut Wheel Alignment. Yang bertujuan untuk menyetelan sudut-sudut atau derajat posisi roda. Terdapat 3 sudut, yaitu:

  • Camber: Kemiringan roda  bagian atas kearah dalam/ luar terhadap garis sumbu vertikal jika kendaraan kita lihat dari depan. Salah satu faktor utama keausan ban yang tidak merata
  • Caster: Kemiringan steering axis bagian atas kearah depan atau belakang terhadap garis sumbu vertikal bila dipandang dari samping kendaraan.
  • Toe: perbedaan antara jarak bagian depan dan jarak bagian belakang roda kanan dan  kiri bila kendaraan dilihat dari atas. Salah satu faktor utama nariknya (kekiri atau kekanan) mobil saat berkendara.

 

Tanda-tanda dan kapan saat membutuhkan Spooring (wheel alignment):

  • Terlihat keausan ban yang tidak merata, Ban Habis Sebagian
  • Terasa tarikan (kekiri atau kekanan) disaat berkendara
  • Terjadi bunyi-bunyi
  • Camber Roda tidak Lurus. Ban Bengkong
  • Velk Peang, dan Tidak Rata. Membutuhkan Bantuan Balancing
  • Pada saat pengantian Ban (50.000km)
  • Pada saat pengantian atau reparasi spare part (terutama understel/onderstel)
  • Spooring dianjurkan untuk dilakukan setiap 10.000 km agar menjaga kondisi Mobil tetap prima

Untuk Kebutuhan Sparepart Kaki kaki dan Perawatan Onderstel Mobil dapat anda konsultasikan di Spesialis Bengkel onderstel mobil JAYA ANDA Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *